Jumat, 26 Juli 2013

patologi anatomi pankreas



PANKREAS

ANATOMI PANCREAS
•          Terletak ekstraperitoneal berada mulai dari lengkungan “C” duodenum sampai ke hilum limpa.
•          Organ eksokrin yang mengalirkan produknya ke duodenum melalui duktus pankreatikus yang bermuara di papilla vateri duodenum (ductus Wirsung) dan duktus Santorini yg bermuara di atas papilla vateri.
•          Organ eksokrin (80-85% pankreas) berupa sel2 acinar yang menghasilkan enzim pencernaan. (trypsinogen, chimotrypsinogen, phospholipase dll)
•          Organ endokrin berupa islet of Langerhans ( 1juta klaster sel) menghasilkan insulin, glukagon dan somatostatin
•          Pancreatic ductal anatomy.
A.       The normal ductal anatomy.
B.       The ductal anatomy in pancreatic divisum.


SELF DIGESTION TIDAK TERJADI KARENA
•          Enzim yg disentese masih berupa proenzim.
•          Enzim disimpan dalam kantong “zymogen granule” yg dibungkus dengan membran.
•          Nanti aktip kalau sudah di duodenum (diaktipkan oleh enzim enteropeptidase dari duodenum).
•          Ada trypsin inhibitor pad aciner dan duktus pankreatikus.
•          Sel aciner sangat tahan terhadap trypsin, chemotrypsin dan phospholipase

GANGGUAN PADA SALURAN EKSOKRIN PANKREAS
•          Anomali kongenetal
•          Pankreatitis Akut dan Kronik.
•          Cystic Fibrosis
•          Pseudocyst dan
•          neoplasma


KELAINAN KONGENETAL
•          AGENESIS, tidak terbentuk pankreas.
•          PANCREAS DIVISUM, Duktus Wirsung (saluran utama) pendek (1-2cm saja, hanya melayani bagian kecil caput pankreas), enzim pankreas kebanyakan harus lewat saluran kecil (duktus Santorini), bisa berakibat obstruksi.
•          ANNULAR PANCREAS, Pankreas melilit duodenum sehingga duodenum tercekik menimbulkan obstruksi duodenum.
•          ECTOPIC PANCREAS, Ada jaringan pankreas di organ lain (lambung, duodenum, yeyenum dan ileum)


PANKREATITIS
•          Inflamasi (Radang) pankreas yg disebabkan oleh adanya injury pada organ eksokrin pankreas.(Ringan sampai menyebabkan kematian)
•          Pankreatitis akut masih reversible (jaringan pankreas normal kembali) jika penyebab dihilangkan.
•          Pankreatitis kronis sudah irreversible dan sudah disertai juga gangguan pada organ endokrin




PANKREATITIS AKUT
PENYEBAB:
•          Metabolik (alkoholism, hiperkalsemia hiperlipoproteinemia, dan obat)
•          Genetik, mutasi gen inhibitor tripsin.
•          Mekanik, batu empedu, trauma, dan iatrogenic injury (operasi, endoskopi)
•          Vaskular, atheroembolism, syok, vaskulitis).
•          Infeksi, mis mumps

MORFOLOGI PANKREATITIS AKUT
•          Kebocoran mikrovaskuler menyebabkan edema.
•          Fat necrosis karena dicerna oleh enzim lipolitik.
•          Parenhim pankreas rusak dicerna oleh enzim proteolitik.
•          Infiltrasi sel-sel radang akut (neutropil).
•          Kerusakan pembuluh darah dgn akibat perdarahan interstitiel.

PATOGENESIS PANKREATITIS AKUT
Terjadi akibat otodigestion jaringan pankreas oleh enzim yang dihasilkannya sendiri.
Mekanisme otoadigestion.
•          Obstrukasi duktus pankreas.
•          Injury pada sel aciner.
•          Transpor proenzim dalam sel aciner tidak lancar.


PANKREATITIS KRONIK
•          Alkoholis kronik (paling banyak)
•          Obstruksi kronik saluran pankreas.
•          Mutasi gen dari protease inhibitor, cystic fibrosis.


PATOGENESIS PANKREATITIS KRONIK.
•          Obstruksi lama saluran pankreas akibat terjadinya pengendapan kalsium karbonat dalam pancreas juice.
•          Efek toksik dari alkohol yang merusak sel aciner.
•          Stres Oksidatif yang menimbulkan radikal bebas yg mengaktifkan kemokin pemicu beraksinya sel-sel radang mononuklear.


CHRONIC PANCREATITIS.
A.       Extensive fibrosis and atrophy has left only residual islets (left) and ducts  (right), with a sprinkling of chronic inflammatory cells and acinar tissue.
B.       A higher power view demonstrating dilated ducts with inspissated eosinophilic ductal concretions in a person with alcoholic chronic pancreatitis.

MORFOLOGI PANKREATITIS KRONIK
•          Infiltrasi radang kronik (limposit)
•          Fibrosis
•          Jumlah sel aciner berkurang dan ukuran mengecil (atropi aciner)
•          Sparring relatif islet pankreas.
•          Dilatasi bervariasi duktus pankreatikus.
•          Infiltrai sel plasma dan sklerosing jika penyebabnya otoimun.


KISTA PANKREAS
KISTA      :     Terbentuk semacam rongga yg bisah berisi cairan dan dindingnya dilapisi oleh suatu jenis epitel
PSEUDOKISTA  : Bila dinding rongga itu tidak dilapisi eleh epitel, hanya jaringan ikat saja.

MACAM2 KISTA PANKREAS.
•          Kista kongenetal, terjadi akibat anomali pembentukan duktus pankreas, polisistik (ada juga di organ lain), dilapisi epitel kuboid, berisi cairan sereous (jernih).
•          Pseudokista, terjadi akibat adanya nekrose jaringan pankreas pada pankreatitis atau trauma, berisi  jaringan nekrotik, darah dan enzim pankreas.
•          Kista neoplasma, terbentuk pada neoplasma (tumor)

SEROUSCYSTADENOMA
•          Kista neoplasma jinak.
•          Berisi cairan serous.
•          Dilapisi sel Kuboid yang kaya glikogen

MUCINOUSCYSTNEOPLASM
•          Dilapisi oleh  epitel kolumnair berisi musin.
•          Isi kista berupa cairan musin (kental)
•          Stroma seperti stroma ovarium
•          Bisah jinak disebut mucinouscystadenoma
•          Bisah mejadi ganas berupa adenocarcinoma

TUMOR PANKREAS
•          Kista Neoplastik.
•          Intraductulpapillary mucinous neoplasms (IPMN).
•          Karsinoma Pankreas



INTRADUCTULPAPILLARY MUCINOUS NEOPLASMS (IPMN).
•          Lebih banyak pada pria.
•          Lebih banyak mengenai kaput pankreas.
•          Berbats tegas, memiliki komponen solid(padat) dan kistik.
•          Tidak ada stroma seperti “ovarium” untuk membedakan dgn mucinouscystadenoma
•          Bisah jinak bisah ganas.

KARSINOMA PANKREAS
•          Sangat ganas, 5-year survival rate <5%.
•          Umur 60-70 th
•          Perokok memiliki resiko 2X bukan perokok
•          60% mengenai kaput pankreas, 20% kena seluruhnya, 15% corpus dan 5% kauda.
•          Kebanyakan bentuk ductulcarcinoma.
•          Sangat invasif
•          Kalau kena kauda tak bergejala (ikterus) sehingga disebut silent cancer

PANCREATIC MUCINOUS CYSTADENOMA.
A.       Cross-section through a mucinous multiloculated cyst in the tail of the pancreas. The cysts are large and filled with tenacious mucin.
B.       The cysts are lined by columnar mucinous epithelium, and a dense "ovarian" stroma is noted.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar